Di era digital yang bergerak begitu cepat ini, setiap denyut bisnis, tak terkecuali toko kelontong kesayangan Anda, mutlak perlu beradaptasi agar tak ketinggalan kereta dan tetap mampu bersaing. Salah satu inovasi paling krusial yang wajib Anda miliki adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Pembayaran digital kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan yang dapat melipatgandakan kenyamanan pelanggan sekaligus menyuntikkan efisiensi luar biasa pada operasional harian Anda.
Dengan QRIS, pelanggan Anda bisa membayar dengan mudahnya menggunakan aplikasi pembayaran digital apa pun yang mereka miliki, cukup dengan memindai satu kode QR universal. Ini adalah solusi jitu agar toko kelontong Anda tampil modern dan mampu merangkul lebih banyak pelanggan yang kian akrab dengan transaksi non-tunai. Artikel ini akan menjadi panduan lengkap Anda, menuntun langkah demi langkah tentang cara membuat QRIS untuk toko kelontong, mulai dari tahapan persiapan hingga proses aktivasi yang mulus.
Mengapa Toko Kelontong Anda Perlu QRIS?
Kemudahan Transaksi bagi Pelanggan
Bayangkan, pelanggan Anda tak perlu lagi pusing memikirkan uang tunai atau kerepotan mencari kembalian. Dengan QRIS, mereka bisa bertransaksi secepat kilat, cukup memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran favorit mereka—entah itu m-banking, e-wallet, atau aplikasi penyedia jasa pembayaran lainnya. Ini jelas menghadirkan pengalaman berbelanja yang jauh lebih praktis, cepat, dan modern, sebuah resep ampuh untuk mengikat loyalitas pelanggan.
Kemudahan ini menjadi sangat relevan mengingat gelombang besar masyarakat yang beralih ke pembayaran non-tunai. Dengan menyediakan QRIS, Anda seolah membuka gerbang lebar bagi segmen pelanggan yang lebih luas, termasuk generasi muda yang sudah lahir dan besar di tengah derasnya arus teknologi digital.
Meningkatkan Keamanan Pembayaran
Transaksi tunai seringkali menyimpan potensi risiko yang tak sedikit: uang palsu, salah hitung kembalian, bahkan risiko pencurian yang mengintai. Namun, dengan QRIS, semua transaksi tercatat secara digital dan otomatis, meminimalkan risiko-risiko tersebut secara signifikan. Dana penjualan Anda akan langsung meluncur aman ke rekening bank setelah diproses, tanpa perlu khawatir.
Sistem pembayaran digital yang terintegrasi dengan QRIS juga berada di bawah pengawasan ketat Bank Indonesia, menjamin setiap transaksi berjalan aman, transparan, dan sesuai standar yang berlaku. Ini tentu memberikan ketenangan hati, baik bagi Anda sebagai pemilik usaha maupun bagi pelanggan setia Anda.
Pencatatan Transaksi Lebih Akurat
Salah satu pekerjaan rumah terbesar dalam mengelola toko kelontong adalah urusan pencatatan keuangan. Dengan QRIS, setiap tetes transaksi pembayaran akan terekam secara otomatis dan rinci dalam sistem. Anda bisa dengan mudah menilik riwayat transaksi, mengamati total penjualan harian, mingguan, bahkan bulanan hanya dalam genggaman.
Data transaksi yang presisi ini ibarat harta karun yang sangat berharga untuk mendalami analisis bisnis Anda. Anda dapat mengendus produk mana yang paling laris manis, kapan jam-jam puncak penjualan terjadi, dan bahkan menjadi kompas untuk perencanaan stok barang. Ini adalah langkah awal yang sangat strategis menuju pengelolaan keuangan yang lebih profesional dan efisien.
Mengikuti Tren Pasar Digital
Dunia bisnis tak pernah berhenti berputar, terus bergerak ke arah digital. Toko kelontong yang sigap mengadopsi QRIS bukan hanya menunjukkan bahwa mereka adaptif, tetapi juga berpandangan jauh ke depan. Ini tak hanya mendongkrak citra toko Anda di mata pelanggan, tetapi juga menjaga marwah daya saing di tengah gempuran minimarket modern dan menjamurnya toko online.
Memiliki QRIS berarti toko Anda sudah siap menyongsong masa depan pembayaran digital, magnet penarik pelanggan baru, dan pengikat pelanggan lama dengan layanan yang lebih prima. Ini adalah investasi kecil yang menyimpan potensi dampak besar bagi akselerasi pertumbuhan bisnis Anda.
Baca Juga: Contoh Framework Bisnis Plan Sederhana untuk UMKM
Syarat dan Dokumen untuk Membuat QRIS
Identitas Pemilik Usaha
Untuk mengajukan QRIS, Anda perlu menyiapkan amunisi berupa dokumen identitas pribadi. Ini adalah prasyarat mendasar yang harus dipenuhi oleh setiap individu atau entitas bisnis yang berhasrat mendaftar. Pastikan semua dokumen yang Anda serahkan masih valid dan terbaca jelas.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP): Siapkan KTP asli dan salinan digital atau fotokopi yang jelas. Pastikan data diri Anda di KTP selaras dengan data yang akan Anda isikan dalam formulir pendaftaran.
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): Kendati tak selalu wajib bagi UMKM mikro, memiliki NPWP akan menjadi pelicin proses verifikasi dan administrasi Anda. Jika Anda belum memiliki NPWP, beberapa penyedia QRIS mungkin menawarkan opsi pendaftaran tanpa NPWP untuk skala usaha tertentu.
Dokumen Legalitas Usaha (Opsional tapi Direkomendasikan)
Bagi toko kelontong berskala kecil atau UMKM, beberapa penyedia QRIS mungkin tidak mengharuskan dokumen legalitas usaha yang rumit. Namun, jika Anda memilikinya, sangat disarankan untuk menyertakannya, sebab ini dapat mempercepat proses dan menumbuhkan kredibilitas yang lebih kuat.
- Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Mikro/Kecil: Jika toko kelontong Anda sudah terdaftar secara resmi, siapkan SIUP Anda.
- Nomor Induk Berusaha (NIB): NIB adalah identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem OSS (Online Single Submission). Ini bisa menjadi pengganti SIUP yang praktis untuk UMKM.
- Surat Keterangan Usaha (SKU): SKU yang dikeluarkan oleh kelurahan atau desa setempat juga bisa menjadi bukti legalitas usaha Anda.
Meskipun bersifat opsional, melengkapi dokumen legalitas usaha memancarkan aura profesionalisme dan komitmen Anda dalam mengayuh biduk bisnis, yang pada gilirannya dapat mempermudah proses persetujuan dan bahkan membuka keran peluang untuk layanan keuangan lainnya di masa mendatang.
Informasi Rekening Bank
QRIS akan menjadi jembatan bagi dana transaksi untuk meluncur ke rekening bank Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menyediakan informasi rekening bank yang valid dan aktif. Pastikan nama pemilik rekening selaras persis dengan nama pemilik usaha yang terdaftar.
- Nomor Rekening Bank: Siapkan nomor rekening bank atas nama pribadi atau usaha Anda.
- Nama Bank: Sebutkan nama bank tempat rekening Anda bernaung.
- Buku Tabungan atau Rekening Koran: Beberapa penyedia mungkin akan meminta salinan buku tabungan halaman depan atau rekening koran sebagai bukti kepemilikan rekening yang sah.
Pastikan rekening bank yang Anda daftarkan adalah rekening yang aktif dan mudah diakses, agar Anda dapat memantau dengan cermat dana yang masuk dari transaksi QRIS. Ini akan menjadi kunci kelancaran pengelolaan keuangan harian toko kelontong Anda.
Baca Juga: Ide Kemasan Produk UMKM yang Unik dan Aman untuk Bisnis
Memilih Penyedia Jasa QRIS yang Tepat
Bank Konvensional atau Digital
Banyak bank, baik yang sudah lama malang melintang (konvensional) maupun yang berbasis teknologi (digital), berlomba-lomba menawarkan layanan pendaftaran QRIS untuk UMKM. Pilihan ini seringkali menjadi yang paling nyaman, terutama jika Anda sudah memiliki rekening di bank tersebut.
Bank konvensional seperti BCA, Mandiri, BRI, atau BNI umumnya memiliki cabang fisik dan layanan pelanggan yang mudah dijangkau, memberikan rasa aman. Sementara itu, bank digital semisal Jago, SeaBank, atau NeoCommerce menawarkan proses pendaftaran yang sepenuhnya daring dan kerap kali dilengkapi fitur pengelolaan keuangan yang terintegrasi canggih. Pertimbangkan bank yang sudah menjadi mitra Anda atau yang menawarkan fitur paling pas dengan kebutuhan operasional toko kelontong Anda.
Penyedia Jasa Pembayaran (PJSP) Terdaftar BI
Selain bank, ada pula deretan Penyedia Jasa Pembayaran (PJSP) non-bank yang tak kalah gesit menyediakan layanan QRIS. Sebut saja GoPay, OVO, Dana, LinkAja, ShopeePay, atau penyedia agregator seperti Midtrans, DOKU, atau iPaymu. Penting sekali untuk memastikan bahwa PJSP yang Anda bidik telah terdaftar dan diawasi oleh Bank Indonesia, demi menjamin keamanan dan legalitas setiap transaksi.
PJSP non-bank seringkali menyuguhkan fitur-fitur ekstra yang menggoda, seperti laporan transaksi yang lebih mendetail, kemampuan integrasi dengan sistem kasir (POS), atau program loyalitas pelanggan yang menarik. Luangkan sedikit waktu untuk membandingkan berbagai PJSP ini dan temukan yang paling cocok, ibarat menemukan sepatu yang pas di kaki untuk operasional toko kelontong Anda.
Pertimbangan Biaya dan Fitur
Setiap penyedia QRIS bisa jadi memiliki struktur biaya dan fitur yang berbeda-beda, ibarat warna-warni pelangi. Umumnya, akan ada biaya Merchant Discount Rate (MDR) yang dikenakan untuk setiap transaksi QRIS yang berhasil, yang besarnya bervariasi tergantung jenis usaha (UMKM biasanya dimanjakan dengan MDR yang lebih rendah). Di samping itu, cermati juga apakah ada biaya aktivasi, biaya bulanan, atau biaya penarikan dana.
Jangan lupakan pula fitur-fitur tambahan yang ditawarkan, seperti laporan penjualan yang detail, notifikasi transaksi secara real-time yang sigap, atau kemampuan untuk berintegrasi dengan sistem pencatatan stok. Pilihlah penyedia yang menawarkan biaya transparan dan fitur yang benar-benar Anda butuhkan untuk mengelola toko kelontong secara efektif dan efisien.
Baca Juga: Contoh Konsep Bisnis UMKM Inovatif dan Cara Memulainya
Langkah-Langkah Pendaftaran QRIS Online
Mengakses Portal Pendaftaran
Langkah pertama dalam perburuan QRIS ini adalah mengakses portal pendaftaran dari penyedia yang Anda pilih. Mayoritas bank dan PJSP memiliki situs web atau aplikasi khusus yang didesain untuk pendaftaran merchant. Cari bagian “Daftar QRIS” atau “Menjadi Merchant” yang terpampang jelas di situs web mereka.
Pastikan Anda mengakses situs web resmi untuk menghindari jerat penipuan yang merugikan. Jika ada keraguan sedikit pun, jangan sungkan menghubungi layanan pelanggan penyedia tersebut untuk mendapatkan tautan yang valid dan terpercaya. Proses pendaftaran biasanya dimulai dengan mengisi informasi dasar seperti nama, nomor telepon, dan alamat email Anda.
Mengisi Data Diri dan Usaha
Setelah berhasil menjejakkan kaki di portal, Anda akan dihadapkan pada formulir pendaftaran yang harus diisi secara daring. Isikan data diri Anda sebagai pemilik usaha dengan lengkap dan sejujur-jujurnya, sesuai dengan KTP dan NPWP Anda. Kemudian, masukkan detail informasi mengenai toko kelontong Anda.
Informasi yang perlu Anda isi meliputi nama toko yang unik, alamat lengkap, jenis usaha (pilih “Toko Kelontong” atau “Retail” yang paling sesuai), dan nomor kontak toko yang aktif. Pastikan tak ada secuil pun kesalahan penulisan data, sebab ini akan sangat memengaruhi proses verifikasi dan penerbitan QRIS Anda.
Mengunggah Dokumen yang Diperlukan
Pada tahapan ini, Anda akan diminta untuk mengunggah salinan digital dari dokumen-dokumen yang telah Anda siapkan sebelumnya. Dokumen yang umumnya menjadi primadona permintaan antara lain:

- Salinan KTP pemilik usaha yang jelas.
- Salinan NPWP (jika ada dan relevan).
- Salinan buku tabungan halaman depan atau rekening koran yang menunjukkan kepemilikan rekening.
- Salinan dokumen legalitas usaha seperti SIUP, NIB, atau SKU (jika ada, untuk memperkuat posisi Anda).
Pastikan semua dokumen yang diunggah dalam format yang diminta (biasanya JPG, PNG, atau PDF) dan memiliki resolusi yang tajam serta mudah dibaca. Dokumen yang buram, kurang jelas, atau tidak lengkap ibarat batu sandungan yang dapat memperlambat proses persetujuan.
Verifikasi Data dan Proses Persetujuan
Setelah semua data dan dokumen terkirim dengan sempurna, penyedia QRIS akan segera memulai proses verifikasi yang cermat. Tim mereka akan menelisik keabsahan data dan dokumen yang Anda berikan. Proses ini bisa memakan waktu beberapa hari kerja, layaknya penantian yang sabar, tergantung pada kelengkapan dokumen dan kebijakan internal penyedia.
Anda mungkin akan dihubungi melalui telepon atau email jika ada data yang perlu diklarifikasi atau dokumen tambahan yang diperlukan. Setelah verifikasi membuahkan hasil, pengajuan Anda akan melangkah ke tahap persetujuan akhir. Jika disetujui, Anda akan menerima kabar gembira dan kode QRIS Anda akan siap sedia untuk digunakan!
Baca Juga: Strategi Pelatihan UMKM Go Digital untuk Bisnis Modern
Aktivasi dan Penggunaan QRIS di Toko Kelontong Anda
Menerima Kode QRIS
Setelah pengajuan Anda disetujui, penyedia QRIS akan segera mengirimkan kode QRIS merchant Anda. Kode ini bisa hadir dalam bentuk file digital (gambar) yang dapat Anda cetak sendiri, atau berupa stiker/display fisik yang akan meluncur ke alamat toko Anda. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan dan estetika toko Anda.
Pastikan Anda menerima kode QRIS yang benar dan sesuai dengan identitas toko Anda. Simpan file digitalnya dengan aman, ibarat menyimpan harta karun, sebagai cadangan. Kode QRIS ini adalah kartu identitas toko Anda dalam sistem pembayaran digital, jadi perlakukanlah dengan penuh perhatian.

Pemasangan dan Sosialisasi QRIS
Cetak kode QRIS Anda dan pasang di spot-spot strategis di toko kelontong Anda, seperti di dekat meja kasir, pintu masuk, atau di tempat mana pun yang mudah terendus pandangan pelanggan. Pastikan kode QRIS tidak terhalang dan dalam kondisi prima agar mudah dipindai tanpa drama.
Jangan lupa untuk melakukan sosialisasi kepada pelanggan. Beri tahu mereka dengan ramah bahwa toko Anda kini sudah go digital dan menerima pembayaran melalui QRIS. Anda bisa menempelkan pengumuman kecil yang menarik atau secara verbal menjelaskan kepada pelanggan yang hendak bertransaksi. Edukasi ini penting agar pelanggan merasa nyaman dan terbiasa menggunakan metode pembayaran baru yang modern ini.
Memantau Transaksi Masuk
Mayoritas penyedia QRIS akan membekali Anda dengan akses ke dashboard atau aplikasi merchant yang intuitif, di mana Anda bisa memantau semua transaksi yang masuk secara real-time. Manfaatkan fitur ini semaksimal mungkin untuk memastikan setiap pembayaran dari pelanggan berhasil dan dananya meluncur mulus ke rekening Anda.
Biasakan diri Anda untuk secara rutin menengok laporan transaksi. Ini akan menjadi asisten pribadi Anda dalam rekonsiliasi harian dan memastikan tidak ada kesalahan atau ketidaksesuaian yang luput. Dengan pemantauan yang cermat, Anda dapat mengelola arus kas toko kelontong Anda dengan jauh lebih efisien.
Baca Juga: Studi Kasus Framework Bisnis Kedai Kopi Sukses | UMKM Go Digital
Tips Mengoptimalkan Penggunaan QRIS untuk Toko Kelontong
Edukasi Pelanggan
Tak semua pelanggan sudah akrab dengan nuansa pembayaran QRIS. Luangkan waktu sejenak untuk mengedukasi mereka tentang cara menggunakannya. Anda bisa menempelkan panduan singkat yang mudah dicerna di dekat kode QRIS atau secara langsung membantu pelanggan dengan senyum ramah saat mereka ingin mencoba. Kesabaran adalah kunci!
Penjelasan yang bersahaja dan sabar akan membuat pelanggan merasa nyaman, lebih percaya diri untuk menggunakan QRIS di toko Anda, dan tentu saja, ini bisa menjadi poin plus yang melambungkan kualitas layanan pelanggan Anda.
Promosi Pembayaran Digital
Manfaatkan QRIS sebagai amunisi dalam strategi promosi Anda. Misalnya, goda pelanggan dengan diskon kecil atau bonus poin untuk setiap transaksi yang menggunakan QRIS. Anda juga bisa berkolaborasi dengan penyedia e-wallet tertentu untuk program cashback atau promo khusus yang menggiurkan.

Promosi semacam ini tak hanya menjadi daya tarik bagi pelanggan baru yang memburu keuntungan dari pembayaran digital, tetapi juga memicu pelanggan lama untuk beralih ke metode pembayaran non-tunai, yang pada akhirnya akan mendongkrak volume transaksi QRIS Anda.
Integrasi dengan Pencatatan Keuangan
Jika Anda sudah menggunakan sistem pencatatan keuangan sederhana atau aplikasi kasir, coba jajaki kemungkinan untuk mengintegrasikan data transaksi QRIS Anda. Banyak aplikasi merchant QRIS menyediakan fitur ekspor data yang bisa Anda manfaatkan untuk mempermudah pekerjaan pembukuan Anda.
Integrasi ini akan menjadi penyelamat dalam menyusun laporan keuangan, menghitung keuntungan, dan mengelola stok secara lebih efisien. Dengan demikian, Anda bisa memiliki gambaran yang jauh lebih terang benderang tentang kesehatan finansial toko kelontong Anda.
Menjaga Kebersihan dan Keterlihatan Kode QRIS
Pastikan kode QRIS Anda selalu dalam kondisi bersih, terawat, dan tak ada cacat sedikit pun. Kode yang buram atau kotor bisa menjadi penghalang bagi pelanggan untuk memindai. Letakkan di tempat yang terang benderang dan mudah dijangkau oleh pelanggan, ibarat permata yang bersinar.
Secara berkala, luangkan waktu untuk memeriksa apakah kode QRIS Anda masih berfungsi dengan baik. Keterlihatan dan fungsionalitas kode QRIS adalah kunci utama agar pelanggan dapat bertransaksi dengan lancar tanpa hambatan, seolah tanpa kerikil di jalan.
Baca Juga: Panduan Sertifikasi Halal Gratis SEHATI untuk UMKM 2026
Potensi Peningkatan Bisnis dengan QRIS
Perluasan Jangkauan Pelanggan
Dengan lapang dada menerima pembayaran QRIS, toko kelontong Anda secara otomatis merentangkan jangkauan ke segmen pelanggan yang lebih luas. Ini termasuk mereka yang terbiasa bertransaksi tanpa uang tunai, atau bahkan para pelancong yang mungkin tidak membawa mata uang lokal. Ini adalah pintu gerbang emas untuk memperbesar basis pelanggan dan melipatgandakan volume penjualan.
Kemudahan pembayaran juga bisa menjadi magnet yang menarik pelanggan baru, yang sebelumnya mungkin enggan berbelanja di toko kelontong karena pilihan pembayaran yang terbatas. QRIS menjadikan toko Anda lebih inklusif, modern, dan ramah di kantong digital.
Efisiensi Operasional Toko
QRIS memangkas kebutuhan untuk berjibaku dengan uang tunai, seperti menghitung kembalian atau repot menyiapkan uang kecil. Ini menghemat waktu dan energi Anda atau karyawan Anda, memungkinkan untuk lebih fokus pada pelayanan pelanggan yang prima atau kegiatan operasional lainnya yang jauh lebih krusial.
Selain itu, risiko kehilangan uang tunai atau kesalahan penghitungan juga terpangkas drastis, menyuntikkan efisiensi dan keamanan operasional toko kelontong Anda secara keseluruhan ke level yang lebih tinggi.
Data Transaksi untuk Analisis Bisnis
Setiap transaksi QRIS terekam secara digital, bagai jejak yang tak terhapuskan, menyediakan data berharga yang dapat Anda manfaatkan untuk membedah kinerja bisnis. Anda dapat mengendus pola pembelian, produk terlaris, atau jam-jam sibuk, yang semuanya menjadi bekal untuk merumuskan keputusan bisnis yang jauh lebih cerdas dan strategis.
Analisis data ini memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan stok barang, menyusun strategi promosi yang lebih jitu, dan bahkan mengembangkan produk atau layanan baru yang benar-benar selaras dengan denyut kebutuhan pelanggan. Ini adalah fondasi kokoh yang vital untuk pertumbuhan bisnis toko kelontong Anda di masa depan.
Kesimpulan
Menerapkan QRIS di toko kelontong Anda adalah langkah strategis yang akan menuai banyak manfaat, mulai dari kemudahan transaksi bagi pelanggan, peningkatan keamanan, hingga efisiensi operasional yang tak main-main. Proses pembuatannya pun terbilang mudah dan cepat, dengan persyaratan dokumen yang tidak terlalu menguras tenaga. Dengan jeli memilih penyedia QRIS yang tepat dan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan, toko kelontong Anda akan siap sedia menghadapi gelombang pembayaran digital.
Jangan sia-siakan kesempatan emas ini untuk memodernisasi toko Anda dan menyuguhkan pengalaman berbelanja terbaik bagi pelanggan. QRIS bukan hanya sekadar urusan pembayaran, melainkan tentang membangun fondasi bisnis yang lebih kuat, tangguh, dan adaptif di masa depan. Mulailah perjalanan digitalisasi toko kelontong Anda sekarang juga, dan saksikan bisnis Anda bertumbuh!
Jika Anda membutuhkan uluran tangan lebih lanjut dalam proses pendaftaran QRIS atau ingin berkonsultasi tentang strategi digitalisasi UMKM lainnya, jangan sungkan untuk menghubungi tim ahli kami. Kunjungi https://umkmgodigital.com/contact-us untuk mendapatkan dukungan personal yang dapat membantu bisnis Anda berkembang pesat di era digital.
FAQ
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR nasional yang memungkinkan pembayaran melalui berbagai aplikasi pembayaran berbasis server, dompet elektronik, atau mobile banking. Dengan QRIS, semua transaksi pembayaran digital dapat dilakukan hanya dengan memindai satu kode QR yang sama, menghilangkan kerumitan perbedaan aplikasi.
Secara umum, biaya pendaftaran QRIS tidak dikenakan, alias gratis. Namun, merchant akan dikenakan biaya Merchant Discount Rate (MDR) untuk setiap transaksi yang berhasil. Besaran MDR ini ditetapkan oleh Bank Indonesia dan bervariasi tergantung jenis usaha—untuk UMKM, biasanya lebih rendah, berkisar antara 0.4% hingga 0.7%.
Durasi proses pembuatan QRIS bervariasi, bergantung pada penyedia dan kelengkapan dokumen yang Anda serahkan. Jika semua dokumen lengkap dan sesuai standar, proses verifikasi dan persetujuan bisa memakan waktu 2 hingga 7 hari kerja. Beberapa penyedia bahkan ada yang menawarkan proses yang jauh lebih cepat, secepat kilat!
Setelah pelanggan sukses melakukan pembayaran, Anda akan segera menerima notifikasi transaksi secara real-time, baik melalui aplikasi merchant maupun SMS dari penyedia QRIS. Selain itu, Anda juga bisa memantau semua riwayat transaksi secara detail melalui dashboard atau portal merchant yang telah disediakan, ibarat memiliki buku kas digital.
Tentu saja, QRIS sangat aman digunakan. Sistem QRIS berada di bawah pengawasan langsung Bank Indonesia, yang menjamin setiap transaksi terenkripsi dengan baik dan terlindungi dari potensi risiko. Kekhawatiran akan penipuan atau uang palsu juga diminimalisir secara signifikan, karena semua transaksi tercatat secara digital dan dana langsung meluncur ke rekening bank merchant dengan aman.


